TAKDIR : Fakta tentang takdir

Minggu, 24 Juli 2011


Tulisan ini buat lo yang ragu atau bahkan udah gak percaya dengan yang namanya takdir. Manusia zaman sekarang udah merasa paling pinter dan mulai mempertanyakan sesuatu yang menurutnya di luar akal, padahal memang seberapa luaskah akal manusia?

Eksperimen yang dilakukan oleh Profesor Benjamin Libet dari Universitas California di tahun 1973 mengungkapkan bahwa semua keputusan dan pilihan kita sudah ditentukan sebelumnya dan bahwa kesadaran muncul untuk berperan hanya setengah detik setelah semuanya ditentukan. Oleh para ahli neorofisiologi, maknanya dijelaskan bahwa sesungguhnya kesadaran adalah bagaikan monitor yang menunjukkan segalanya setengah detik lebih lambat. Dengan demikian, tidak atupun pengalaman yang kita rasakan terjadi dalam waktu sebenarnya, tetapi terlambat setengah detik dari peristiwa nyatanya sendiri. Libet melaksanakan risetnya dengan menggunakan fakta bahwa pembedahan otak dilakukan tanpa menggunakan narcosis, dengan kata lain, ketika riset terjadi pasien sepenuhnya sadar. Libet merangsang otak pasien dengan arus listrik kecil dan ketika mereka mengalami persepsi bahwa mereka merasakan “sentuhan” itu nyaris setengah detik sebelumnya.

Kesimpulan yang diambil adalah : keputusan untuk menggerakkan otot terjadi sebelum keputusan ini mencapai kiesadaran. Selalu ada jeda antara proses neurologis atau perceptual dan ketika kita menajdi sadar akan pemikiran, perasaan, persepsi, atau gerakan yang ditimbulkannya. Dengan kata lain, kita hanya bisa menyadari sebuah keputusan setelah keputusan itu sudah diambil. Dalam percobaan Libet, jeda ini bervariasi antara 350 dan 500 milidetik meskipun kepuutusan yang muncul tentu saja tidak bergantung pada angka-angka tersebut. Karena, menurut Libet berapa lama pun jeda tersebut-tidak ada pengruh apakah lama atau sebentar, satu jam atau satu mikrodetik- kehidupan fisik kita selalu berada pada masa lalu. Hal ini menunjukkan bahwa setiap pemikiran, emosi, atau gerakan terjadi sebelum mencapai kesadaran kita dan itu membuktikan bahwa masa depan sepenuhnya berada diluar kendali kita.

Dalam percobaan lain, professor Libet menyerahkan keputusan kepada pasien untuk menggerakkan jari. Otak pasien dipantau pada saat jari mereka bergerak untuk menggerakkan jari. Otak pasien dipantau pada saat jari mereka bergerak dan diamati bahwa sel otak yang relevan beraksi sebelum pasien benar-benar mengambil keputusan. Dengan kata lain, perintah “lakukan!” mencapai individu dan otak disiapkan untuk melakukan tindakan ; individu baru menyadari ini setengah detik belakangan.

Gimana? Masih mau terjebak dengan indahnya atheis?

BLACK HOLE: THE COSMIC MONSTER

Pernah denger Black Hole? (Lubang Hitam). Apa iya zaman begini ada orang yang kerjaannya ngesaiber gak tau black hole… pasti udah pada tau, ya minimal pernah denger. Black Hole ini sebuah fenomena alam yang cukup misterius dan mengundang banyak spekulasi. Nah baru-baru ini baca sebuah buku tentang Black hole, dan kajian tentang Black Hole ini ternyata juga pernah dicetuskan oleh si Jenius Albert Einstein…. Emmm mungkin lo yang concern di bidang begini udah tau dang w aja kali yang telat taunya. Hahahaha


Seberapa mengerikan black Hole? Cukup mengerikan menurut gw, gimana tidak, lha lo tau Karl Schwarzchild? Dengan konsep jari-jari miliknya, ditentukan horizon dari Black Hole. Setiap benda yang lebih dekat ke pusat lubang hitam dibandingkan dengan Jari-jari Schwarzchild akan terperangkap selamanya di dalam horizon tersebut, dan tak mungkin bagi seseorang yang berada di luarnya untuk melihat suatu benda di dalam horizon kejadian tersebut karena itdak ada cahaya yang dapat melewati horizon tersebut. Nah jadi awak pesawat antariksa yang lagi apes melewati horizon kejadian tersebut mungkin gak sadar kalau mereka udah melewati horizon kejadian karena mereka masih dapat melihat cahaya dari bintang yang jauh. Tapi, pengamat di kejauhan akan melihat pesawat antariksa tersebut melambat dan berhenti di horizon kejadian sebelum akhirnya menghilang dari pandangan, jadi semacam terbunuh secara gak sadar…..

Nah apa yang terjadi pada awak pesawat antariksa yang masuk ke dalam horizon tadi? Pesawat antarika tersebut ditarik secara paksa ke a rah lubang hitam, ditarik hingga tercabik-cabik oleh medan gravitasi yang semakin kuat jika pesawat tersebut makin mendekati pusat itu. Pesawat beserta awaknya akan diregang saat mendekati pusat tersebut dan dihisap seperti potongan mie. Nah black hole ini bisa menghisap penghuni sebuah planet di pusat galaxy yang diintai oleh black hole…. Dan sifat dari black hole ini akan makin kuat dan makin berat jika makin banyak planet yang ia telan.

Kalau Cuma nelen yang masuk mah masih mending, tapi gimana kalau gak Cuma nelen tapi muntahin yang gak ketelen dan menjadikan hal yang gak ketelen itu jadi kekeuatan penghancur yang mengerikan? Ini dia kerjaan dari “Lubang hitam yang berputar”. Ssssst…lubang hitam juga ternyata gak Cuma menyeret “ruang” tapi juga “waktu”.

Dan kalau menurut teori Einstein, Black Hole adalah suatu benda massif yang tak satupun cahaya dapat melepaskan diri darinya. Einstein menunjukkan bahwa medan gravitasi bereaksi terhadap ruang yang melengkung. Salah satu pengaruh yang paling dramastis dari teori ini ialah bahwa cahaya tidak dapat melepaskan diri dari suatu benda yang memiliki gravitasi cukup kuat. ( Jim Breithaupt, Einstein : Siapakah Dia? , penerjemah Zulkifli harahap, Jakarta : Erlangga, 2001. Hal 81 . gw kasih tuh sumbernya…. Hehehe kali aja ada yang buat bikin tugas).

Benda gahar ini pertama kali diperkirakan oleh pendeta John Michell pada tahun 1783, tapi sebenarnya yang nemuin nama “Black Hole” bukan dia. Istilah “Black Hole” diciptakan oleh Fisikawan asal USA John Wheleer di tahun 1968, dan gw tau ada monster “Black Hole” di tahun 2000 pas gw SD. Hehe

Pemusnahan ilmu Pengetahuan di Timur Tengah



Pada zamannya, timur tengah pernah menjadi pusat ilmu pengtahuan dunia. Berbagai disiplin ilmu lahir dan berkembang disini. Dan, disaat yang sama Eropa sedang dilanda abad kegelapan (Bayangkan betapa bingungnya Barat melihat ada kaca yang bisa membuat objek membesar, atau melihat rangkaian rumit rumus matematika bahkan kompas pun cukup bikin orang Barat heran). Konsekuensi dari berkembangnya ilmu pengetahuan adalah munculnya buku-buku dan karya ilmiah para ilmuwan arab. Semenjak era Dinasti Bani Umayyah hingga Dinasti Fathimiyyah di Mesir, Ilmu Pengetahuan terus berkembang. Nah, tapi bukan berarti gerak ilmu di Timteng ini mulus-mulus aja karena ternyata banyak juga insiden-insiden yang menyebabkan pemusnahan ilmu pengetahuan di Timteng.

Sebenarnya pemusnahan ilmu-ilmu ini terjadi karena banyak faktor

Pertama, Pemusnahan karena alasan pribadi. Misalnya yang dilakukan Abu Hayyan al-Tauhidi yang membakar buku-bukunya karena aktivitas intelektualnya itu tidak mendapat apresiasi dan pujian masyarakat. (Emmm..mungkin udah capek-capek bikin malah dicuekin. Emosi? Mungkin. Lebay? Bukan gw yang bilang loh). Ada lagi Ahmad bin Abi al-Hawari yang membakar karya dan perpustakaan pribadinya karena merasa udah paham dan bosan membacanya. (Hardcore juga…..) .Ada juga Abu Abdullah Sufyan bin Sa’id bin Masruq bin Rafi’ bin Abdullah al-Tsauri yang mengubur karya-karyanya karena takut kena gebuk dinasti Abbasiyah. (Kalau yang ini lumayan masuk akal). Lain lagi dengan Abu Karib Al-Hamdani yang berwasiat kalau dia mati, tolong semua karyanya dikuburkan bareng dia. ( yang ini gak masuk akal)

Kedua, pemusnahan dilakukan sebagai upaya membendung aliran menyimpang atau membandung pemikiran rival. Ibnu Khaldun (sosiolog) pernah cerita pada tahun 420 H, Sultan Mahmud Al-Ghazanawi memrangi golongan aliran sesat dan membakar buku-buku mereka. Perpustakaan milik Sahib bin Ibad, dedengkot aliran menyimpang juga dibakar habis. Di Maroko, penguasa setempat mengintruksikan buku-buku al-Ghazali.

Ketiga, pemusnahan dilakukan oleh musuh saat Perang. Perpustakaan Bani Ammar di Tripoli habis dibakar oleh Pasukan Salib. Dan yang paling menggenaskan tentu kisah Perpustakaan terbesar Baitul Hikmah di Baghdad. Perpustakaan Baitul Hikmah ini dibangun dengan biaya yang ditaksir mencapai 950 ribu US$ ini hancur oleh serbuan bangsa Tartar Mongol, semua buku dan koleksi perpustakaan dibuang kelaut hingga sungai Dajlah warnanya jadi hitam karena tinta yang luntur ( Kalau Ciliwung hitam karena limbah). Selanjutnya terus terjadi ratusan buku habis dibakar saat perang Turki versus Sudan 1068M, Pasukan Salib juga mengincar buku untuk dibakar saat Perang Salib. Pada 1492, kota Granada Spanyol jatuh ke tangan Pasukan Anthony-Isabella dan Satu juta buku berbau Islam dan Arab dikumpulkan di tengah lapangan Granada lalu dibakar.

Itulah hal-hal yang menyebabkan pemusnahan ilmu pengetahuan. Kalau sekarang kan udah zaman digital….mungkinkah bakal terjadi pemusnahan ilmu pengetahuan lagi? Atau pemusnahan itu dilakukan dengan cara baru misalnya ( misalnya neh) pengangkutan karya-karya Indonesia ke Universitas Leiden Belanda? Who Knows?

Ruhani Baru ( The New Soul) : When Mystics become Scietific?

Kamis, 30 Juni 2011

Akhir-akhir ini gw mengalami kejadian yang rada-rada mistis. Tapi positifnya, gw jadi terinspirasi dan akhirnya mendapat fakta baru tentang aliran yang menurut gw cukup aneh tapi menarik buat di eksplor. Pernah berfikir tentang ngebuat hal-hal mistis kayak sihir, kerasukan, penampakan, mediasi roh, hunting hantu, pemanggilan arwah, black knowledge, pesugihan, dan lain-lain jadi ilmiah? Yoi, seperti yang udah gw bilang bahwa dunia ini luas jadi gak ada yang gak mungkin terjadi di kolong langit yang panas ini. Nah ada sebuah lembaga penelitian yang mencoba buat bikin hal-hal dan fenomena mistis jadi ilmiah. Tentunya lembaga atau komunitas ini sampai hari ini jadi kontroversi di masyarakat umum maupun di kalangan ilmuwan sendiri. Lembaga ini bernama “The New Soul” atau “Ar-Ruhiyah Al-haditsah” atau kalau diterjemahin ke Bahasa jadi “Ruhani Baru”.

Emmm… cukup sulit buat melacak asal-usul dari komunitas ini. Mungkin karena agak-agak misterius juga. Dulu, komunitas yang gw tau kerjaannya melakukan hal-hal mistis kayak gini Cuma illuminati dengan freemasonry-nya dan tentu saja kejawen macem dukun atau ahli Voodoo mungkin. Nah, Ruhani Baru ini punya banyak tokoh-tokoh terkemukanya, yakni

1. J. Arthur Fenday, penulis buku “Di Sekitar Dunia Ether”

2. Adlin Frederick Bourez, penulis buku “Fenomena Ruang Menghadirkan Ruh”

3. Arthur Conan Doyle (?), penulis buku “Di Sekitar Yang Misterius”

4. David Wajid

5. Mrs. Wood Smith

6. Prof. Ahmad Fahmi Abul Khair, sekjen Lembaga Penelitian Ruh Mesir

7. Prof. Wahid Dous, ketua Lembaga Penelitian Ruh 1985

8. Dr. Abdul Jalil Radhi

9. Hasan Abdul Wahab

10. Halim Damous, seorang penyair Lebanon

Trus gimana seh ajaran dari lembaga/komunitas ini? Jadi menurut mereka Ruh itu bukan sesuatu yang abstrak tapi merupakan sesuatu yang dapat diraba. Nah oleh sebab itu mereka meyakini dapat menjadikan atau menggunakan ruh sebagai penolong manusia, seperti menjadi dokter, peramal, tentara, informan harta karun, dan lain sebagainya. Lalu, mereka juga mengklaim bahwa Ruh adalah utusan tuhan untuk membantu umat manusia. Karena mereka mengaku bahwa dapat menjadikan yang mistis menjadi ilmiah, maka mereka sering mengadakan gelar ilmiah pemanggilan ruh. Tentu saja hal ini banyak ditentang oleh ilmuwan ilmuwan terkait, bahkan ada majalah “Scientific American” mengumumkan akan memberikan hadiah uang yang besar jika ada yang mampu membuktikan gejala-gejala keruhanian kelompok ini secara benar-benar ilmiah.

Biasanya, komunitas Ruhani baru menghadirkan roh di kamar-kamar khusus yang remang-remang dalam cahaya kemerah-mrahan karena mereka menganggap bahwa roh bisa terlihat dalam cahaya infra merah. Saat itulah ada momen masuknya roh kedalam medium manusia untuk diajak berkomunikasi medium manusia inilah yang oleh mereka disebut sebagai “perantara”. Nah mereka menganggap bahwa para Nabi dahulu juga sebagai seorang “perantara”. Seorang perantara dapat melihat segala seuatu yang tidak tampak, mendengar sesuatu yang tak terdengar, mampu menulis langsung dan punya kemampuan telepati. Makanya, mukjizat dari nabi itu hanyalah sebuah gejala keruihanian. Lalu bagaimana dengan Tuhan? Mereka tidak mempercayai Tuhan “konvensional”, karena mereka menilai Tuhan yang dipercayai oleh kalangan agama saat ini bukanlah Tuhan karena terlalu banyak sifat manusianya sehingga kemungkinan besar Tuhan yang dipercayai oleh kalangan agama hanyalah seorang Roh. Jadi, mereka memiliki Tuhan sendiri yang benar-benar bersifat Tuhan bukan Roh. Surga dan Neraka menurut mereka adalah sebuah kondisi mental yang dijelmakan oleh pikiran dan dibuat oleh khayalan.

Kenapa manusia modern tak mampu menjangkau ilmu ruh? Itu karena manusia modern menurut mereka lemah ilmu rohnya sehingga komunitas Ruhani Baru ini mengagunggkan orang-orang dahulu seperti suku Inka, Maya, Aztec, Mesir Kuno dan sebagainya sebagai kaum yang memiliki Ilmu Roh yang hebat.

Gimana? Ada yang tertarik? Gw seh ogah. Buat yang tertarik mengeksplor komunitas ini lo bisa liat majalah-majalah mereka. Di Timur Tengah mereka menerbitkan majalah-majalah yang cukup laris di pasaran. Majalah-majalah tersebut yakni Shabah Al-Khair, Akhir Al-Sa’ah, Al-Mushawir, Al-Muqthathaf, Koran Al-Ahram, dan tentunya Majalah Alam al-Ruh yang jadi majalah Resmi aliran ini di Timteng.




Penyebab Perang Salib yang asli

Senin, 16 Mei 2011

Lo pasti udah tau tentang perang salib kan? Itu loh. Perang berdasarkan agama yang lama banget dan berlangsung berabad-abad. Dan tentang alasan kenapa umat Kristian Eropa mengangkat senjata dan menyanyikan lagu “basahilah pedangmu dengan darah orang Arab” atau “Rubet en sii sanguinis araborum” itu apakah benar-benar karena masalah perebutan tanah suci?

Ya. Perang salib bermula dari sikap para penguasa tanah suci Palestina yang saat itu berada dibawah administrasi dari Kesultanan Turki Seljuk yang merupakan kaum yang belum lama memeluk Islam jadi wacana “Tasammuh” belum tertanam pada mereka. Walhasil, umat Kristen yang ingin berziarah ke betlehem dilarang oleh mereka, bahkan umat Kristen ini sering dirampok di perjalanan ke tanah suci akibat tidak adanya pengamanan dari Kesultanan Seljuk sama sekali. Umat Krsiten sering diperas sampai akhirnya tersebutlah seorang tokoh Kristen yang bernama Pieter Amiens yang merupakan orang dekat
Paus melihat penderitaan dan kesulitan yang dialami ummat Kristiani yang ingin berziarah ke betlehem.
perang salib
Kemudian Pieter Amiens ini mulai melakukan ceramah-ceramah yang membakar semangat perjuangan para umat Kristen di daratan Eropa, dan dalam waktu yang tidak terlalu lama, sikap Islamophobia marak di benua biru tersebut, bahkan muncul idiom “Saracen” untuk menyebut Muslim. Tak cukup sampai disitu, Propaganda yang dilakukan Pieter sampai juga pada Paus barat yang saat itu dijabat oleh Paus Urbanus II. Paus yang mendengar berita tentang keadaan Ummatnya begitu marah dan akhirnya mengumumkan “Perang Suci” dan yang mengikutinya akan tertebus dosa-dosanya. Gaung Paus ini menyebar di banyak Kristendom di Eropa, dan karena saat itu adalah masa mediveral atau “ the dark ages of Europe” atau Agama benar-benar berkuasa penuh maka banyak Kristendom yang dengan segera mengirimkan pasukannya dan bersaing untuk mendapatkan gelar kehormatan sebagai “Raja suci betlehem”. Gak Cuma di barat, di kawasan Timur yakni Byzantium yang biasanya ogah temenan ma Kristen barat ( karena di Byzantium punya kepausan sendiri) juga tumben mau ikutan loh.

Nah pasti selanjutnya lo udah tau lah. Akhirnya pada masa Gordfrey tentara Salib berhasil merebut palestina sampai kemudian diusir oleh Shalahuddin Al-Ayyubi. Pengganti Godfrey yakni King Richard dari tanah Britania mencoba merebut lagi betlehem dan terjadi kisah heroic antara Shalahuddin versus Richard. Yah masa-masa setelah itu, perang terus berlanjut sampai tujuh jilid. Lama yak? Banget!

Pas waktu semester Tiga, gw pernah ngomong ini di kelas buat ngejawab pertanyaan dosen gw tentang sebab terjadinya Perang Salib, ya karena saat itu sesuai dengan buku-buku yang udah gw baca ya sebab Perang Salib ya yang tadi udah gw tulis diatas. Tapi ternyata dosen gw menggelengkan kepala tanda jawaban gw salah, dan si dosen berpendidikan Doktor dari Jerman di Universitas Heidelberg yang juga ngajar di National University Of Singapore itu bilang bahwa sebab Perang Salib bukan masalah Agama tapi karena perebutan Hegemoni.

Nah abis itu gw nyoba nyari-nyari lagi sumber Perang Salib yang beres karena gw juga penasaran dan akhirnya setelah satu semester gw udah dapet penjelasannya.
paus urbanus II

Dalam sejarah, nama Paus Urbanus II pasti identik dengan perang Salib. Paus yang terlahir dengan nama Otto de Lagery ini dititahkan sebagai Paus pada tahun 1088. Sebelumnya, pada tahun 1054, Gereja katolik telah pecah jadi dua, yakni Gereja Katholik Barat di Roma dan Gereja Katholik Timur di Konstantinopel, yang kemudian dikenal dengan nama Gereja Katolik Orthodoks. Setelah pecah, Eropa barat kesulitan melakukan hubungan dagang langsung dengan dunia timur yang dikuasai Gereja Katolik Ortodoks. Nah dalam suanan panas ini lah Paus Urbanus mendapat surat permohonan bantuan bala tentara dari Kaisar Byzantium ( dengan ibokota Konstantinopel) Alexei Comnenus yang merasa terncam dengan kemajuan ekpspansi wilayah Turki Seljuk.

Kalo kata pepatah, pucuk dicinta ulam pun tiba, lagi ngebet eh ternyata ada. Permintaan bantuan Kaisar Byzantium tentu bisa jadi sandaran untuk menghabisi kekuasaan Gereja Katholik Timur sial itu yang berarti mengembalikan kewibawaan gereja katholik barat, sekaligus menghancurkan keslutanan Turki Seljuk yang rese itu. Maka, dalam konsili di Aurillac, Perancis. Paus Urbanus II menyatakan keinginannya untuk membantu Byzantium memerangi Turki Seljuk. Paus Urbanus memprovokasi semua yang hadir untuk membebaskan tanah suci dari kaum kafir ( Muslim maksudnya). Tentu saja kehendak asli Paus yang ingin menghancurkan Gereja Katholik Timur di tutupinya.

Well, jadi inget ucapan Jenderal Allenby di depan pusara Shalahuddin saat Pasukan bersenjata Inggris berhasil memasuki Palestina di era Perang Modern, “Kami telah kembali wahai Saladin. Hari Ini perang Salib berakhir!”

NOTES:

Tulisan ini udah gw revisi di

http://unblackmos.blogspot.com/2014/11/perang-salib-crussade-beginning-sebab.html

STOP PRESSS


I've gone for too long living like I'm not alive
When this memory fades
I'm gonna make sure it's replaced
with chances taken, hope embraced
and have I told you.....

I'm not going
cause I've been waiting for miracle
And i'm not leaving
I won't let you
Let you give on a miracle
When it might save you

I've learned to run form anything uncormfortable
I've tied my pain below
and no one ever has to know
That Inside I was broken
I tried to patch things up again
So kill These fears
But Have I told you? Have I?

It's not faith, if you use your eyes
No, I just want this pain to end right here
It's not faith if you use your Eyes

Because we are living on tunnel....
That's all

welcome twenty

Feminisme? What the hell

Senin, 09 Mei 2011



Feminisme….. sebuah aliran pemikiran yang sangat eksotis. Mengesankan ketika seorang wanita mulai memotong rambut panjangnya, memilih berambut sangat pendek, mulai merasa dirinya adalah perwujudan alam, mulai merasa manusia yang memilki sifat feminine dan maskulin adalah sosok manusia sempurna, tidak menikah karena merasa menikah adalah bentuk dominasi pria. Mungkin diantara lo adalah penganut atau setidaknya simpatisan dari feminisme. Yah, tulisan gw kali ini sedikit aja mengkritik feminisme. Buat lo yang gak setuju tolong jangan di hack lagi yah.

feminisme

Feminisme ya seperti yang udah lo tau itu datang dari barat, dari para wanita pada konferensi yang mengesankan itu. Nah, hal yang diperjuangkan kaum feminis adalah kesetaraan gender, tidak ada lagi bias gender, kesempatan yang sama antara pria dan wanita, menghapuskan dominasi pria, merubah struktur patriarki yang udah menahun, pokoknya emansipasi wanita. Kaum feminis selalu merasa diri mereka sebagai pihak tertindas yang merupakan korban dari sebuah “struktur”. Dominasi pria adalah merupakan bentukan masyarakat, dominasi pria merupakan sesuatu yang disosialisasikan secara sosial, dominasi pria merupakan nilai yang dilegalisasikan oleh struktur yang dibentuk masyarakat bla bla bla, pokoknya intinya selalu yang salah itu sistem, dan wanita hanya sebagai korban. Tapi, APA BETUL BEGITU?

Coba deh kita perhatikan anak-anak. Anak laki-laki ingin bermain dengan beragam benda, pokonya benda. Sedangkan anak perempuan ingin berinteraksi dengan orang lain. Itulah kenapa perempuan sangat suka bermain bekel, main lompat karet, main do-mi-ka-do, dan yang begituan. Anak laki-laki menginginkan kendali, dominasi dan pencapaian ke puncak, tapi para girls lebih berminat pada moralitas, hubungan dan orang-orang. Berikan pilihan pada wanita tiga buah boneka; boneka bayi, boneka teddy bear, dan boneka kurus kayak lidi. Mana yang mereka pilih? Ya tentu aja boneka bayi dan boneka teddy bear dong sambil berteriak “aah, manis sekali!” sedangkan pria Cuma heran aja liat reaksi berlebihan wanita terhadap benda berisi kapuk yang mahal itu. Kalo kata orang feminis “oh itu karena sang anak sudah disosialisasikan oleh orang tuanya tentang nilai bahwa perempuan itu feminine dan pira adalah maskulin” tapi apa benar begitu? kalo gitu ada gak ya situasi dimana anak-anak dibiarkan tumbuh dengan alami tanpa “sosialisasi nilai gender” buat membuktikan klaim dari kaum feminine itu?

TERNYATA ADA. Hahaha dunia memang luas! Adalah Isareli kibbutzin yang telah bertahun-tahun mencoba menghilangkan pencirian gender dari anak laki-laki dan wanita. Baju anak-anak, sepatu, gaya rambut, dan gaya hidup dibuat untuk satu gender saja, yaitu netral. Anak laki-laki disarankan untuk bermain dengan boneka, menjahit, merajut, memasak, dan membersihkan rumah, sedangkan anak perempuan dianjurkan untuk bermain sepak bola, memanjat pohon dan bermain dart.setiap anak memiliki kesetaraan kesempatan dan persamaan tanggung jawab di dalam kelompok. Bahasa-bahasa yang genderis seperti “anak laki-laki gagah tidak menangis” dan “gadis kecil tidak bermain di lumpur” dibuang. Lalu, APA YANG TERJADI?

Gambar bocah-bocah Israeli Kibbutzin


Setelah 90 tahun kibbutzin, ternyata anak laki-laki dalam kelompok kibbutzin tetap saja bermain dengan kasar dan berperilaku tidak patuh, membentuk kelompok, berantem dengan teman, membentuk hirarki tidak tertulis, dan mengadakan perjanjian. Sementara para gadis kecil saling berkerja sama, menghindari konflik, bersikap menyayangi, berteman, dan saling membagi. Nah konyolnya ketika diberi kebebasan untuk memilih kursus dan minat sendiri, Anak laki-laki memilih mata pelajaran fisika, teknik, dan olahraga. Sementara anak-anak perempuan memilih menjadi guru, penasihat, perawat, dan pengelola pribadi. AYO GIMANA HAI FEMINIS? CAN YOU EXPLAIN IT?

Itu karena kaum feminis itu mengabaikan fakta bahwa yang namanya pria dan wanita itu udah merupakan hal yang bersifat biologis, dan semua hal yang dikira adalah ekses dari struktur itu sebenarnya adalah konsekuensi logis dari biologis pria dan wanita yang emang udah jelas beda. Pria dan wanita itu gak Cuma beda dari segi kelamin doang tapi jelas beda dari segi hormone, otak dan lain-lain. Emang lo kira struktur bisa ngubah keadaan biologis? Hahahaha mabok struktur ya gitu jadi buta.

Pria ya pria dan wanita ya wanita, pembagian peran antara pria dan wanita itu ada sejak manusia pertama kali ada. Dari manusia pertama yang nginjak bumi, pria yang maskulin dan wanita yang feminine, pria yang berburu mencari makan dan wanita yang tinggal di goa meramu dan menjaga anak, wanita yang membujuk pria memakan buah di tengah surga, dan pria memutuskan untuk memakan buah tersebut, pria yang dengan berani menghadap tuhan menyatakan bersalah telah memakan buah dan wanita berharap-harap cemas sambil menyemangati sang pria, sang anak laki-laki membunuh adik laki-lakinya untuk mendapatkan wanita yang dicintainya. Itu udah alami. Trus siapa yang mengajarkan manusia pertama untuk berlaku maskulin bagi pria dan feminine bagi wanita? Struktur? Hey I don’t think so sebab saat belum ada manusia lain yang bisa diajak membentuk struktur, yang ada Cuma dua orang manusia; satu laki-laki dan satu wanita. Trus apa yang membuat pria berlaku maskulin dan wanita berlaku feminine ? Ya itu jelas karena emang faktor biologis kan?

adam dan hawa

Ya katakanlah diantara lo ada yang atheis, penganut teori evolusi dan semacamnya. Ya sama aja. Emang siapa yang ngajarin manusia pertama yang udah abis berevolusi dari primata itu untuk berlaku maskulin untuk pria dan feminine untuk wanita? Struktur? Ya gak mungkin lah lha wong CC otak aja masih segitu, boro-boro mikir rumit kayak bentuk struktur. Hey mereka itu cuma makhluk yang bisa bikin kapak yang gak jelas bentuknya aja udah seneng. Gak mungkin bisa membentuk struktur patriarki bla bla bla. Lagi-lagi faktor biologislah penyebabnya.

manusia purba

Dan masih banyak lagi bukti-bukti kekeliruan feminis, tapi karena ini Cuma blog jadi gw kasih segini aja ya tapi mungkin kapan-kapan gw lanjutin lagi. Wanita memang masih jadi minoritas dalam bidang bisnis besar dan arena politik, tetapi itu bukan karena tekanan dari pria tapi karena wanita memang tidak terlalu berminat pada hal-hal tersebut. Iya kan? Coba direnungkeun.